Aku memandangi mereka yang pergi menjauh, tiba-tiba Cenit menoleh ke belakang. Bokep Korea Dia menatap kami tanpa berkedip. Ternyata belum cukup basah, masih terasa agak kering. Tak peduli dengan tubuh yang bersimbah peluh.‘Crekecrekecrek’. Cenit mengangguk pasti.“Kami lihat apa yang kalian lakukan, Rinay pun lihat kita tadi kami bertiga bersahabat, resminya kamu memang milik aku tapi.. Punyaku lebih bening”“Tapi punyaku lebih enak kan?” kataku bercanda.“Iya dong sayang. Mereka juga pasti maklum.”Oh, ya? Kalau dia sudah mengikhlaskan temannya, dia tidak marah apalagi jadi membenci aku, lagi pula kalau dengan begitu dia jadi terangsang dan menikmati juga, apa salahnya.Aku berpikir cepat, katakanlah malam ini adalah semacam sex party, dan aku menjadi rajanya sementara menjadi ratuku yang




















