Saya lalu ambil dan dengan segera Saya masukkan ke dalam ransel sekolahku, sebelum Nidya keluar dari kamar mandi.Benar saja…. Simontok Saya lalu mengusap pipinya yang memerah….. wahhh kalau doi ngambek bisa bahaya nih…. sebodo amat…. kamu suka khan ?”, godaku sambil tersenyum. Kita berdua merasa lemas sekali dan napas kami terasa berat dan terengah-engah, namun Saya merasa puasssss banget saat itu dan seneeenggg banget, dan kayaknya perasaan itu menghinggapi pula pada diri Nidya.10 menit kemudian Saya pamit pulang setelah sekitar sejam Saya dirumahnya, dan dengan berat doi membolehkan Saya pulang, dan sebelum keluar dari kamarnya Saya diberi hadiah kecupan hangat di bibir Saya.,,,,,,,,,,,,,, sesaat doi nggak menjawab….




















