Kami pun ngewe sekali lagi sebelum kami pulang dari hotel tersebut. Simontok Pagi harinya aku bangun dan kulihat Pak Budi sudah tidak ada dikasur. “Ah kamu bisa aja Yul” jawabnya.Kami pun sampai di tempat makan malam. Aku sempat risih, tapi entah kenapa aku ingin sekali memanjakannya karena dia telah baik kepadaku.“Bapak liatin payudara saya terus, kenapa Pak? “Silahkan Yul, jangan sungkan,anggap saja ini rasa terimakasih saya karena pekerjaanmu yang memuaskan” pujinya. Ketika sampai di bawah, kulihat beliau menatapku sambil tersenyum.“Mana Yul berkasnya, biar saya periksa dulu” kata beliau. “Oh tidak Yul maafkan saya, saya telah lancang” jawabnya gugup. Dia memberitahuku supaya aku mempersiapkan diri karena akan bertemu dengan seorang Direktur salah satu




















