“Kita lanjut kekamar aja yuk Zar?” kataku
“Yeh Udah nafsuan aja yah, Baru juga megang toket batangnya udah bangun aja” katanya meremas2 batangku
“Zaaarrraaaa! Simontok Aahhh Ssshh”, desahnya
“Cepat yon, Akuu udah mau keluarr nih! Karena aku tinggal bersebelahan dengan rumah pemilik kostann, aku sering kali setiap malam mendengar suara desahan kecil ntah darimana yang pasti dari Zara. Kamu Sange Berat yah”
“Iiya..ahh Nih Aahhhss Eennakk Yonn” katanya
“Memekk Zaraaa Jilatinn Aahh…Aahh,sshhh”“Ennakkk Banget memek Kamu Zaraa”
“Ooo.. “Nakal kamu, Emang iyah Pinggulku sexy?” katanya sambil berbalik badan dan sedikit menungging, aku terkejut melihatnya sampai melotot terus
“Aiih Kamu Kok melotot aja, Suka yah lihat pantat aku?” katanya sambil mengelus2 pantatnya sampai menepuk2
“Iyah Zar, Pantat kamu semok banget pengen aku




















