aahh..” teriaknya diiringi kemudian dengan, “Croott.. “Gila..” pikirku. Bokeb yach..” sambil terus menciumi punggungku. Lalu dia mengajakku duduk di sampingnya seraya berkata, “Ndi, rahasiakan yach kejadian ini, jangan sampai terdengar di pool.”
Aku tersenyum dan mengiyakan. Aku menggelengkan kepala. Tempat aku duduk berhadapan dengan ruang kerja staff gudang tempat dia bekerja. oohh.. aku juga mau keluar akhh.. Lalu aku membalikkan badan dan kini kami berhadapan, sambil duduk kami terus bergoyang.Dia mencium bibirku serta mempermainkan lidahnya di dalam mulutku. Dia tersenyum dan menarikku kepelukannya. Mungkin karena dia tahu bahwa aku keponakan temannya atau ada hal lain yang aku tidak ketahui.




















