“Eeehhh…” desahnya. Seperti telah direncanakan, kubelokkan mobil ke arah pom bensin di Sentul. Bokep Rusia “Ya nggak usah dibuka” ujarku, “Aku elus-elus aja ya bagian atasnya pakai punyaku”, bujukku. Aku sudah tidak tahan untuk memasukkan seluruh burungku ke tempatnya yang terindah. Suaranya enak didengar, tapi aku tak menyimaknya. Ia merintih kenikmatan, ia pasrah saja dengan keadaan yang terjadi, karena itu aku yakin bahwa rintihan itu bukan rintihan kesakitan, kalaupun ada, maka akan kalah dengan kenikmatan yang diperolehnya. Dalam keadaan telanjang bulat aku berdiri dan langsung memeluk Rini yang sedang memegang kamera. Ia terlalu manis untuk bekerja diterik matahari seperti ini walaupun menggunakan topi.




















