Capek?” tanyaku bercanda. Bokeb “astaga,.. Tentu saja itu adalah sebuah kesalahan yang sangat besar. Oleh karena itu beberapa lama kupikirkan hingga“kamu nggak mau yah.,, nggak apa-apa deh kalo gitu” ujar Nadia dengan nada sedikit kecewa“nggak ,, gue cuma..” perkataanku terhenti
“Cuma apa…?” tanya Nadia
“belum pernah ciuman…” ujarku malu-malu, mukaku semakin merah saat selesai mengatakannya. Waktu terasa begitu lambat berjalan, setelah semua pekerjaanku di kantor selesai kuputuskan untuk pulang dan beristirahat. Setengah jam sudah dan kopi di cangkirku hampir habis. Sejenak kupikir untuk melepaskan penisku dari dalam vagina Nadia. “lo masih punya pacar yah waktu kita nikah” kucoba untuk membuka mataku pelan-pelan, kutatap wajahnya yang kini sangat dekat denganku, posisi tubuh Nadia sudah menindih




















