apa-apaan sih ini” sahutku nggak kalah seru.“Papa boleh kok mam, papa iklas please, ..!” pintanya sambil mengedip ke Dik Kandar.Rupanya Kandar tanggap langsung saja dia miringkan badannya, karena jarak kami cuma sejengkal maka langsung direngkuhnya belakang kepalaku dan diciumnya mulutku dengan paksa. Namanya Kandar (samaran) keturunan arab dengan cina orangnya tinggi (176 cm 76 kg) besar dengan kulit putih tapi wajah arab kayak Omar Syarif dengan bulu diseluruh tubuhnya, orangnya sangat santun.Kami cepat akrab bahkan seperti keluarga sendiri karena makan malam kami selalu bersama bahkan pada waktu lapor Pak RT kami mengaku sebagai saudara. Bokep SMA Nasi goreng sudah masak tuh di meja” pintaku.Kandar menghentikan cumbuannya terus membopongku kekursi makan sambil memangkuku dia




















