Di hadapan cermin saya tata rambut saya sendiri, saya pasang sanggul dan kembang, saya bedaki muka saya biar nggak kelihatan bekasbekas menangis, saya pakai lagi kemben dan kain, saya sampirkan selendang di leher. Saya luluh akibat gempurangempuran Juragan. Bokeb Di kontolnya kelihatan bercak darah, darah perawan saya! Simbok akhirnya nekat mengajak saya pindah ke Ibükota mencari penghidüpan. Aduhhh biyung. Semua orang nengok dan nggak lihat apaapa lagi.Saya sendiri selalu merasa jelek lho kalau tampil bersama Simbok. Ampuun! Saya merasakan ada yang keluar di dalam kemaluan saya. Badannya besar dan perutnya gendut.Sekali dua kali saya dan Simbok pernah menari di depan tokonya, dan pegawaipegawainya memberi kami uang tapi beliau tidak.




















