Mataku jadi suka mencuri pandang ke arah selangkangannya. Entahlah. Bokep Mom “Baru aja ma,” sahutku. Gawat kalau ia tahu aku sedang serius mengamati detil kontolnya itu. Karena ada bantuan penerangan dari lampu lemari es. Meski tak bisa memarahi kelakukan binal anak-anaknya, tapi Papa suka ngomel atau ngasih nasehat. Gila! Sampai suatu hari. “Baru aja ma,” sahutku. Sedang mengacung tegak ke atas mengkilap karena belepotan spermanya sendiri kayaknya. Menghentak-hentak. Badannya yang tinggi dan kekar berotot itu polos. Ada apa denganku ini? Jabatannya kini sudah wakil direktur di perusahaan tempatnya bekerja. “memang lo enggak bisa liat, gue lagi ngapain,” jawabku cuek. Pakaian atasannya terbuka memamerkan buah dadanya yang masih kencang dan besar.




















