JUQ-374 I Was Worried About The Panting Voice Of The Wife Next To Me Echoing Every Night… Simontok ~ A Frustrated Married Woman And A Sweaty Early Afternoon ~ Kinoshita Rinrako
Endar masih berada di kamarku (suasananya sepi karena tak ada orang sama sekali, termasuk di rumah induk) untuk minta bimbingan atas pelajarannya. Rasanya nikmat sekali. Begitu kukecup kendarngnya, ia diam saja, mematung sambil menundukkan mukanya.Lalu kuangkat dagunya dan kucium bibirnya, kupeluk sepuas-puasnya. saya diam saja, karena saya sangat menyukainya serta bangga mendapat kesempatkan untuk mempertontonkan batang kemaluanku yang lumayan besar.“Udah bersih Mas…”Kulihat kamaluanku sudah pelontos, gundul. Bersamaan dengan itu, kemaluanku terasa diremas-remas. Wah, jelek juga tanpa bulu, pikirku.“Di bawah bijinya udah belum En..?” saya pura-pura tak tahu bahwa di daerah itu jarang ada bulu. Kok dilepas..?” katanya gugup ketika menyadari bahwa batang kemaluanku lepas dari jepitan dan mengarah ke atas.“Iya En.




















