Sekarang mereka sudah lulus dan Susanti sudah
pergi ke luar negri mengambil S2, yang masih tinggal cuma Susana yang
sudah mempunyai pacar. Simontok Susanna yang melihat kami
berdua sedang diam-diam asyik langsung berkata, “Loh, kok mainnya cuma
berdua aja sih, nggak ngajak-ngajak nih!”. Aku agak heran mendengar jawaban Susanti, “Wah, ini kan film nggak baik Ti, masa lu mau liat juga nih”, jawabku. “Ini bentar lagi selesai kok tinggal di save aja nih”, jawab Susanti. Ternyata rumahnya tidak terlalu jauh dari rumah kostku, dan
yang membuat aku lebih kaget adalah yang membukakan pintu itu seorang
cewek yang wajahnya juga mirip dengan dia, bentu tubuhnya juga
sama-sama bagus, yang membedakan hanya model rambutnya, cewek yang
membukakan pintu itu rambutnya hanya sebahu




















