“Hey Ricky.”
Aku mendongakkan kepala. Kubuka kaca jendela. Sex Bokep Yang ada di otakku adalah bagaimana caranya membujuk Felly untuk mau menemaniku di tempat tidur nanti malam. Kususupkan tangan kananku ke balik kaus dalamnya, masuk ke dalam BH-nya. Omongannya yang menceritakan pengalaman dua tahun berpisah denganku tidak kudengarkan.Akhirnya acara makan siang selesai jam 14.00 dengan janji kami bertemu lagi nanti sepulangku dari kantor. Hampir setengah lusin dengan perbandingan yang tak jelas antara pria dan wanitanya.Felly akhirnya turun dari mobil dan berjalan ke arahku. Kami keluar di jalan Sunda terus menuju Thamrin. Tapi dia menyadari bahwa apa yang ada pada kami bukanlah cinta. Memang ini hari sialku.Apa tidak ada yang bisa bikin aku lebih sial




















