Dia jatuh, dan langsung kupiting tanganya sambil aq meraih saklar lampu.Begitu lampu menyala. Waktu aq balik ke studio Indah memandangku sayu sambil bilang,“Maico sayang, puterin lagu yang nomor 3 dong. Bokep Montok Kami berciuman cukup lama.Sambil tetap berdansa mengikuti irama lagu, Indah berkata,“Maico sayangku, bercintalah denganku. untung nggak kena ulu hati. Ruangan itu tampak gelap sekali, cuma keliatan lampu-lampu mixer. ssshhhhh enak sekali sshhhhh sayyy.. Kuleus lembut punggungnya, kasar sekali. Sambil memeluknya, aq melihat matanya mengeluarkan air mata.“Kenapa sayang?” tanyaku“Nggak papa sayang.., aq cuma merasa betapa bahagianya apabila seseorang dicintai seperti lirik lagu itu”“Apakah kamu mau tau seseuatu, sayang?” tanyaku lagi.“Apa itu, sayang?”“Lagu ini kuciptakan sendiri, untuk mengekspresikan rasa cintaku yang terdalam untukmu,




















