Setelah itu aku kembali ke kostku. Bokep Tante Aku mengenalnya ketika kami sama-sama menjadi peserta dalam kegiatan workshop bagi mahasiswa/i. “mas, aku kangen. Kan tempat tidurnya masih luas” protes Sokren. Tangan kanannya mencengkram lengan kiriku dan tangan kirinya menjambak rambutku. Sedikit ja’im aku kemudian duduk, “kamu mau tak tungguin disini atau aku pulang aja ke kost?” tanyaku. Setelah makan malam, jam 9 malam aku mengantarkan dia kembali ke hotel tempatnya menginap. Disini aja ama aku. geli..aku geli…” tukasnya. Kamar yang ditempati Sokren berada di ujung lorong, sehingga terlihat memang lebih luas, Sokren masih belum ganti baju, “aku mau ke kamar mandi takut mas, lampunya kecil” jawabnya ketika kutanya kenapa ga ganti baju.




















