Rasa takut dan kesepian menyerang hati dan pikiranku. Berada di tengah-tengah mereka saja sudah sangat membuatku special. Bokep Mom Tersenyum Erik mengecup kepalaku sambil mengelusnya. Erik pun menghela napas dan beristirahat sejenak, masih dalam rangkulan wanita itu. Aku takut dibenci. Jangaan!!”, aku berteriak ketakutan.Terlambat, aku sudah telanjang total. “Halo.. Kenapa??!!”
Dia melihatku dengan pandangan marah. Aku pun merasa heran dan sedikit takut. Saat dia melewati barisan anak-anak yang lain, dia tiba-tiba berhenti tepat di depanku. Setiap kali tubuh Erik menghentak, aku menjerit sekeras-kerasnya. “Terima kasih Erik..aku sayang sekali sama Erik..”
Erik pun membalas pelukanku sejenak dan kemudian melepasnya, dan dia memegang kedua lenganku sambil memandangku dengan serius.




















