Paling bagus cuman dapat 7. Dulu selama diajar bu tanti tidak pernah seperti ini. Simontok aku juga bentar lagi kok”Akhirnya kami keluar secara bersamaan. Yeah aku mendapat perawan nya diah.Dia tampak menangis kecil menahan kesakitan, langsung saja kucium untuk meredakan efek sakitnya. Kupercepat sedikit, diah tampaknya meringis kesakitan, ku tak perdulikan erangan itu. “ahh aku mau keluar lagi nih”“eh jangan keluar dulu, barengan aja sama aku. Aku merupakan siswa yang dibilang cukup pintar di kelasku. Ayo masuk, engga dikonci kok”Aku langsung masuk begitu dipersilahkan. Kemudian aku pamit sama diah untuk pulang.




















