malam masih begitu panjang sedangkan aku semakin gelisah. CRRROOOOOTTTTT!!……CRRROOOTTTTT!! Simontok Seketika itu tubuhku langsung merespon secara aneh. Tapi wajahnya tak menjauh dari tubuhku. Oeenakk tenaaann!!!”
Seper sekian detik kemudian kurasakan sesuatu memancar kuat dari ujung k0ntolnya.CRuuuTTTTT!!! Aku tak tahu mengapa benda itu bisa bergerak seperti itu seolah-olah ada yg memegang dan mengayunkannya.“He ..hee.hee” mang Narko terkekeh sambil berkacak pinggang. Bagaimanapun juga non Monica itu pantas mendapatkan jodoh yg sepadan buatnya. Aku tahu apa yg bakal ia lakukan! “Maangggg itu kannn bekas Monicaa pipisss!” pekikku dalam nikmat bercampur malu setelah tahu apa yg tengah ia lakukan di bawah situ.Tetapi mang Narko tetap asyik melumati memekku tanpa rasa jijik. Mengetahui wajah mang Narko sudah berada











