Aku hanya tersenyum dalam hati. Sampai pada hari yang dinanti-nanti,sekali lagi Tia mendominasi ku. Bokeb Tanpa aku duga sebelumnya, tiba-tiba Evi sudah menghampiri aku dan langsung duduk bersandar di depanku sambil meraih kedua tanganku untuk memeluknya erat-erat. Tiba-tiba pintu kamar yang lupa kami Kunci pun terbuka. Setelah selesai mengitari kampung, aku kembali ke Bungalow, dan ternyata Tia masih sibuk dengan aktivitas berenangnya. Tidak terasa sudah jam 7 malam saat Evi mengajakku untuk nonton The beach. Kami mulai gelisah hingga hanya menggesek-gesekkan kaki kami satu sama lain.Nafas Tia mulai turun naik tidak terkendali. Kira-kira delapan tahun yang lalu, aku merantau ke kota udang, Cirebon.




















