kemudian terdengar suara dari dapur “mas andi, selainya rasa apa?, stroberi,coklat,nanas apa kacang?”
kemudian muncul lagi pikiran ngeresku untuk menidurinya
“bawa aja semua selainya. Bokeb “mbak, mungkin ini rada sakit, tapi setelah itu nikmatnya keluar”, dan saya sudah bersiap memasukanya. wajahnya pun bisa dibilang lumayankarena putih mulus tak berjerwat. “Mbak, bangun mbak udah jam 9 pagi mbak”
kemudian dia bangun dengan tubuh lemas ” loh, kok sudah jam 9 pagi”
“laper mbak”
“mas andi mau makan apa”
“roti selai aja deh, gimana mbak permainan semalam?, enak nggak?”
“enak banget mas, besok-besok lagi ya mas”
“iya”
“mas, tapi nanti kalo aku hamil gimana mas”
“udah tenang aja, nanti beli pil anti hamil aja”
“mas nakal deh” katanya mencubit putingku
“kamu nakal juga deh” kemudian aku




















