Perahu terus berjalan dengan santaidalam tiupan angin yang sepoi. Jav Sub Indo Biadab sekali kamu,” bentakibu pdaku sembari menangis. Ibu langsung meraba kontolku dari balik celanaku. Aku menekan kuat tubuh ibu dan ibu memelukku. Menurut perkiraan, akan sampai berkisar satu jam lagi. Suara desau angin dan ombak-ombak kecil membuat perahu bergoyang-goyang. Kami memasang layar dan mengarahkannya pulang. Akhirnya kami mengarahkan perahu ke rimbunnya pohon-pohon bakau seperti sebuah teluk kecil. Bayi dibersihkan.Setelah semua selesai, kami satu-persatu bergantian diberikan kesempatan m,enyalami Suti. “Kenapa?”
“Kalau kita tidak bersaudara, kita akan pacaran. Langusng kupeluk ibu dan mencium bibirnya dan aku mempermainkan lidahku dalam mulutnya. Akhirnya kami mengarahkan perahu ke rimbunnya pohon-pohon bakau seperti sebuah teluk kecil.




















