Hmm.. Maksudnya saya ambil kamar satu juga di sana. Bokeb “Belum tahu, sebenarnya saya harus ke Ciawi untuk ikut kursus, tapi nampaknya kita akan kemalaman tiba di Cengkareng. Katanya manja. Luar biasa memang,” kataku lagi. Aku mengedarkan pandanganku. Akh.. Terus To.. Aku tidak biasa..”. Tok tok tok. Akhh.. Aku sendiri belum hafal Kota Jakarta.Apalagi malam hari. Dia mendesah dan gerakannya sangat liar. Akhirnya kuputuskan kuhubungi saja gadis di kamar sebelah ini. Kuraih gagang telepon dan kutekan nomor kamarnya, 237.Setelah beberapa kali berdering kemudian dari seberang terdengar suara agak serak, “Hallo”. Mas ss.. Matanya merem melek, bola matanya memutih.




















