kenapa bengong?, takut?” hardik Jane memecah keheningan.“Ahhh.. terusin,” pikirku melihat gelengan kepala dan mata Jane yg mengharapkan aku melanjutkan tp sayang aku tdk mau melakukan, Jane tetap memelas dgn kata-kata tak jelas karena terhalang ball-gag.Kulihat alat elektronik berupa sabuk berbentuk CD dgn 2 tonjolan (dildo) panjang – satu besar dan lainnya agak sedang dgn pengatur waktu. Bokep Japan “Wah barang bagus nih perlu dicoba,” pikirku sambil langsung menyetel waktu jalan-berhentinya alat tersebut setiap 5 menit sekali, lalu lansung diikatkan pada pinggang Jane yg sdh mulai lemas dan putus asa karena tdk dapat orgasme.Dgn melintasi selangkangannya kumasukan setiap dildo tersebut memasuki masing-masing lubangnya; anus dan memek, sebelumnya kulumurkan minyak agar tdk lecet dan kemudian




















