***** Hari ini seakan berlalu dengan sangat lambat, akhirnya jam 11 siang tiba. Kejadian yang baru saja kusaksikan berputar dalam benakku. Bokep Colmek Kemarahanku sekarang sudah melampaui batasnya. Kamu pecundang!” “Tolong jangan lakukan ini Erni, kamu tahu betapa aku mencintaimu.” “Persetan dengan kamu!” dia meneriakiku, lalu menelepon Budi. Memasukkan lidahnya ke dalam mulutnya saat istriku dengan senang menghisapnya. Saat hampir tiba di rumahku, kulihat ada sebuah mobil yang diparkir di depan. Semakin mendekat ke pintu kudengar suara, kucoba mencermati pendengaranku dan mencoba untuk mendengarkannya dengan seksama. Hari Rabu, pekerjaanku di kantor selesai lebih awal, dan ingin pulang dan mengajak Erni keluar untuk menebus semua waktuku untuknya.Aku meninggalkan kantor sebelum jam makan siang dan




















