Nadia hanya menggumam sambil meremas buah dadanya.“Ennnaaakk,,,” ujar Nadia“Mmhh …guuee….keelluuaarr..” jerit NadiaOrgasme Nadia disusul olehku, senang sekali melihatnya malah tertawa diakhir permainan kami. Setelah lulus dari universitas, aku bekerja di salah satu perusahaan swasta terkemuka di Jakarta. Simontok Entar masuk angin loh” suara Nadia terdengar di pagi hari saat ku coba untuk mengumpulkan nyawa,“Nggak apa-apa,…….kalo gue tidur ama lo, entar kesannya gimana gitu” kataku sambil mengusap mata“Gue buatin kopi mau nggak?” tanya Nadia“Nggak, nggak usah gue bisa buat sendiri kok” jawabku“Udah, nih…” ujar Nadia sambil menyodorkan secangkir kopi kepadaku, setelah itu dia duduk tepat disampingku, sangat dekat hingga paha kami berdua bersentuhan.




















